Rabu, 24 Juli 2013

Tips Anti Galau Hadapi Masa Depan

Sesuai tema guys... Kali ini kita mau ngulik seputar manusia beserta kegalauannya dengan masa depan, apalagi masih hiporia kelulusan nih... Ayo yang lagi galau mana suaranya?... Ok cekidot aja ya gan...



 1. Hiduplah Sebatas Harimu.

Bila kita berangan-angan, maka pikiran akan beralih ke ruang tanpa batas yang terkadang dipenuhi kegelisahan, keraguan dan kesedihan yang kita sebut juga dengan kegalauan. Akan menjadi lebih baik jika kita mengisi hari dengan hal yang bermanfaat, mempelajari ilmu, menghafal quran, melatih skill, membangun usaha, menyusun planning, menguatkan fisik dan banyak hal lain yang berguna untuk masa depan daripada berangan yang melelahkan dan menggalaukan.

Teladan kita Rasulullah SAW menunjukkah kebenaran cara ini dalam menata kehidupan, menghadapi setiap bagiannya dengan penuh semangat dan harapan baru. Apabila tiba waktu pagi Rasulullah berkata, “Kami berada di waktu pagi, dan menjadilah kerajaan milik Allah. Segala puji bagiNya , tidak ada sekutu bagi Nya, Tidak ada Tuhan selain Dia, dan hanya kepadaNya tempat kembali.” Dan jika tiba waktu senja , beliau mengucapkan, “ Ya Allah , aku mendapati waktu sore dari Mu dalam kenikmatan, keafiatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku nikmat Mu, ke’afiatan dari Mu dan perlindungan Mu di dunia dan akhirat…” (HR. Tirmidzi).

Psikolog Barat Dale Carnegi telah meneliti sejumlah tokoh sukses dari orang yang tidak terpengaruh masa depan tapi mencurahkan perhatian pada kondisi saat ini. Dengan cara yang cerdas ini hasilnya adalah keamanan bagi kondisi mereka saat itu dan sekaligus hari esoknya.

 2. Jadikan Masa Lalu sebagai Pelajaran.

Masa lalu bukan untuk ditangisi atau diungkit-ungkit. Mengambil hikmah dari masa lalu adalah skill tersendiri bagi seorang muslim, baik masa lalu dirinya ataupun orang lain. Bukankah quran dan hadist banyak mengabarkan masa lalu? Tujuannya supaya dapat diambil hikmahnya bagi orang yang berpikir.

Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah, Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS Ali Imran:137).

3. Buat Planning untuk Masa Depan.

Planning yang dibuat adalah mengenai target yang ingin dicapai, tentunya bukan sekedar angan-angan belaka dan ada realisasinya. Setelah target ditulis, jika memang memungkinkan sudah mulai bisa dikerjakan, cicil sedikit demi sedikit mulai sekarang. Misal jika target 10 tahun hafal quran maka berapakah ayat yang harus dihafal setiap harinya. Jika target ingin menjadi penulis, maka latihan dengan banyak membaca dan menulis adalah caranya. Jika target ingin mendapat istri yang paling sholihah tentunya juga harus mulai memantaskan diri. Sesuai kata pepatah sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

Jadi intinya galau itu baik enggak sih? Galau memang tak kenal ruang dan waktu, selama galau itu bisa menjadi semangat untuk berusaha maka itu baik guys. Jikalau galau itu malah bikin loyo, ngunci diri dikamar, guling-guling dilantai atau gak selera makan... maka itu yang harus di istighfari. Masa lalu telah berlalu dan tak akan kembali, isi hari ini sebaik mungkin agar dapat dipanen kala masa depan datang nanti...

Demikian sodara-sodari yang dirohmati Allah, bukan bermaksud menggurui namun hanya berusaha menambah pengetahuan. Yang benar semua nya dari Allah dan yang diajarkanNya, yang salah dari diri saya sendiri karena itu silahkan dikoreksi karena ilmu jangan disimpan sendiri. Tengkyu...


24 Juni 2013 / 15 Sya'ban 1434 H
Muhammad Taufik

<photo id="1" />
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner